• SMP NEGERI 1 KALINYAMATAN
  • Unggul dalam prestasi berdasarkan iman, taqwa, budi pekerti dan berwawasan lingkungan

8 IPA Smt 1 bab 2

MATERI PEMBELAJARAN

  1. Materi Pembelajaran Regular

Gerak Lurus

 

Gerak lurus merupakan perpindahan benda dari satu titik ke titik lain dengan lintasan berupa garis lurus. Gerak semu benda merupakan gerak dari benda yang sebenarnya tidak sedang bergerak. Contoh gerak semu matahari yang dilihat dari bumi dan gerak pepohonan yang dilihat dari sebuah kendaraan yang sedang melaju.

Gerak lurus dibagi menjadi 2:

  1. Gerak Lurus Beraturan (GLB), yaitu gerak lurus yang kecepatannya tetap.
  2. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), yaitu gerak lurus yang perubahan kecepatannya beraturan (percepatannya selalu tetap) atau gerak lurus suatu benda yang kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. GLBB dibagi menjadi 2, yaitu GLBB dipercepat (a bernilai +) dan GLBB diperlambat (a bernilai -).

  atau 

  

 

Hukum Newton

 

Hukum I Newton membahas tentang kecenderungan benda untuk mempertahankan keadaan gerak atau diamnnya (inersia) saat resultan yang bekerja pada sebuah benda  F = 0..

Hukum II Newton menjelaskan tentang percepatan gerak sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang diberikan, namun berbanding terbalik dengan massanya. F= m.a

Hukum III Newton menjelaskan tentang gaya aksi reaksi pada dua benda. Ketika benda pertama mengerjakan gaya ke benda kedua, maka benda kedua tersebut akan memberikan gaya yang sama besar ke benda pertama namun berlawanan arah.  Faksi = Freaksi

 

 

Gaya (F)

Gaya merupakan sesuatu yang menyebabkan sebuah benda dapat berubah bentuk maupun berubah arah atau kecepatan gerak benda. Gaya dibedakan menjadi dua, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya sentuh merupakan gaya yang bekerja pada benda dengan adanya sentuhan, sedangkan gaya tak sentuh dapat bekerja pada benda meskipun tanpa bersentuhan dengan benda tersebut.  Contoh gaya sentuh adalah gaya otot (gaya dorong atau gaya tarik), sedangkan contoh gaya tak sentuh adalah gaya magnet dan gaya gravitasi.

                                                              F = m a

Jika benda diam, maka gaya yang bekerja adalah gaya berat (w) dan nilai a digantikan dengan nilai g (percepatan gravitasi bumi = 9,8 m/s2 ≈ 10 m/s2), sehingga:

                                                             F = m g

Keterangan:

 F = gaya (N)

 m = massa benda (kg)

 a = percepatan (m/s2)

 w = berat benda (N)

 g = percepatan gravitasi  bumi (m/s2)

 

  1. Materi Pembelajaran Pengayaan

Mekanisme Gerak Hewan Di Udara

 

Hewan-hewan yang terbang di udara melakukan geraknya dengan cara yang unik. Tubuh hewan-hewan tersebut memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi. Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat dengan menggunakan sayap. Prinsip yang sama diterapkan pada pesawat terbang airfoil.

Gambar Sayap Airfoil Burung
(Widodo, Rachmadiarti, & Hidayati, 2016).

 

Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang dada dan otot yang kuat. Bentuk sayap airfoil membuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawahnya. Saat sayap dikepakkan, udara akan mengalir ke bawah.  Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan arah sehingga burung akan terangkat ke atas.

 

  1. Materi Pembelajaran Remedial

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), yaitu gerak lurus yang perubahan kecepatannya beraturan (percepatannya selalu tetap). GLBB dibagi menjadi 2, yaitu GLBB dipercepat (a bernilai +) dan GLBB diperlambat (a bernilai -).

  atau 

                                      

 

Tulisan Lainnya
8 IPA Smt 1 bab 1

MATERI PEMBELAJARAN BAB I GERAK 1. GERAK PADA TUMBUHAN Pertemuan 1: Gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga macam, yaitu gerak endonom, gerak higroskopis, dan gerak esionom. Gerak

08/07/2020 09:57 WIB - admin